...
YBLI LOGO

Yayasan Bina Lentera Insan

Jadilah lentera yang menerangi

Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Yayasan Bina Lentera Insan

Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Yayasan Bina Lentera Insan adalah pusat pelatihan vokasi berbasis masyarakat yang didirikan di bawah binaan dan standardisasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. BLKK ini secara khusus membuka Jurusan Kesehatan Tradisional, menjadikannya rintisan ruang belajar vokasi pertama di wilayahnya yang memfokuskan diri pada standardisasi pelayanan penyehat tradisional (seperti teknik akupresur, refleksi, dan ramuan herbal terstandardisasi).

Tentang Program

Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Yayasan Bina Lentera Insan adalah pusat pelatihan vokasi berbasis masyarakat yang didirikan di bawah binaan dan standardisasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. BLKK ini secara khusus membuka Jurusan Kesehatan Tradisional, menjadikannya rintisan ruang belajar vokasi pertama di wilayahnya yang memfokuskan diri pada standardisasi pelayanan penyehat tradisional (seperti teknik akupresur, refleksi, dan ramuan herbal terstandardisasi).

Program ini hadir untuk menjawab tingginya angka pengangguran usia produktif sekaligus maraknya praktik pengobatan tradisional yang belum tersertifikasi resmi. Di sektor hulu, program ini menyediakan fasilitas gedung, ruang penataan laboratoriun praktik klinis, instruktur berlisensi Kemnaker, dan kurikulum yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Tujuan Program

  • Tujuan Umum: Menyelenggarakan pelatihan kerja bidang kesehatan tradisional yang terstandardisasi negara guna mencetak tenaga terapis yang kompeten, legal, dan profesional, serta mampu melahirkan wirausaha mandiri di bidang pelayanan kesehatan non-medis untuk mendorong kemandirian finansial masyarakat.

  • Tujuan Khusus:

    1. Fasilitasi Vokasi Resmi: Menyediakan program pelatihan gratis Jurusan Kesehatan Tradisional yang sesuai dengan pedoman sarana, prasarana, dan regulasi dari Kemnaker RI.

    2. Sertifikasi Kompetensi: Membimbing peserta agar menguasai keahlian praktis yang higienis, aman, dan siap menghadapi uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat resmi (BNSP/Kemnaker).

    3. Akselerasi Kewirausahaan: Membekali lulusan dengan kemampuan manajerial melalui kelas Business Bootcamp mengenai tata cara mendirikan panti sehat yang legal (STPT), menentukan tarif jasa, pembukuan sederhana, dan strategi pemasaran digital.

    4. Kemandirian Lembaga: Mengembangkan BLKK ini menjadi sebuah unit social enterprise yang mampu mengelola ruang layanan kesehatan mandiri sebagai sumber pendanaan internal yang berkelanjutan.

Sasaran Peserta

  • Penerima Manfaat Langsung: Masyarakat usia produktif di wilayah Manado dan sekitarnya yang berkomitmen penuh untuk mengikuti rangkaian pelatihan vokasi dari hulu hingga hilir, dengan fokus pada tiga kelompok utama:

    1. Penyehat Tradisional: Praktisi atau pengobat tradisional pemula yang ingin melakukan standardisasi keahlian, memperdalam teknik ramuan atau akupresur sesuai regulasi, dan memperolah legalitas resmi.

    2. Pekerja Spa: Para terapis atau karyawan di industri kebugaran/spa yang hendak meningkatkan kompetensi teknis, menambah variasi keahlian terapi, dan menaikkan daya saing profesional mereka di pasar kerja.

    3. Umum: Masyarakat umum, pencari kerja, pemuda putus sekolah, atau korban PHK yang memiliki minat besar di bidang kesehatan non-medis dan ingin membangun karier baru sebagai tenaga terapis profesional.

  • Penerima Manfaat Tidak Langsung: Family/keluarga inti dari para peserta yang terbantu stabilitas ekonominya melalui penambahan pendapatan, serta para pemilik usaha panti sehat/spa di Sulawesi Utara yang mendapatkan pasokan tenaga kerja terampil yang siap pakai dan tersertifikasi.

Informasi Tambahan

:

LinkedIn
Facebook
Telegram
WhatsApp

Tentang Program

Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Yayasan Bina Lentera Insan adalah pusat pelatihan vokasi berbasis masyarakat yang didirikan di bawah binaan dan standardisasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. BLKK ini secara khusus membuka Jurusan Kesehatan Tradisional, menjadikannya rintisan ruang belajar vokasi pertama di wilayahnya yang memfokuskan diri pada standardisasi pelayanan penyehat tradisional (seperti teknik akupresur, refleksi, dan ramuan herbal terstandardisasi).

Program ini hadir untuk menjawab tingginya angka pengangguran usia produktif sekaligus maraknya praktik pengobatan tradisional yang belum tersertifikasi resmi. Di sektor hulu, program ini menyediakan fasilitas gedung, ruang penataan laboratoriun praktik klinis, instruktur berlisensi Kemnaker, dan kurikulum yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Tujuan Program

  • Tujuan Umum: Menyelenggarakan pelatihan kerja bidang kesehatan tradisional yang terstandardisasi negara guna mencetak tenaga terapis yang kompeten, legal, dan profesional, serta mampu melahirkan wirausaha mandiri di bidang pelayanan kesehatan non-medis untuk mendorong kemandirian finansial masyarakat.

  • Tujuan Khusus:

    1. Fasilitasi Vokasi Resmi: Menyediakan program pelatihan gratis Jurusan Kesehatan Tradisional yang sesuai dengan pedoman sarana, prasarana, dan regulasi dari Kemnaker RI.

    2. Sertifikasi Kompetensi: Membimbing peserta agar menguasai keahlian praktis yang higienis, aman, dan siap menghadapi uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat resmi (BNSP/Kemnaker).

    3. Akselerasi Kewirausahaan: Membekali lulusan dengan kemampuan manajerial melalui kelas Business Bootcamp mengenai tata cara mendirikan panti sehat yang legal (STPT), menentukan tarif jasa, pembukuan sederhana, dan strategi pemasaran digital.

    4. Kemandirian Lembaga: Mengembangkan BLKK ini menjadi sebuah unit social enterprise yang mampu mengelola ruang layanan kesehatan mandiri sebagai sumber pendanaan internal yang berkelanjutan.

Sasaran Peserta Program

  • Penerima Manfaat Langsung: Masyarakat usia produktif di wilayah Manado dan sekitarnya yang berkomitmen penuh untuk mengikuti rangkaian pelatihan vokasi dari hulu hingga hilir, dengan fokus pada tiga kelompok utama:

    1. Penyehat Tradisional: Praktisi atau pengobat tradisional pemula yang ingin melakukan standardisasi keahlian, memperdalam teknik ramuan atau akupresur sesuai regulasi, dan memperolah legalitas resmi.

    2. Pekerja Spa: Para terapis atau karyawan di industri kebugaran/spa yang hendak meningkatkan kompetensi teknis, menambah variasi keahlian terapi, dan menaikkan daya saing profesional mereka di pasar kerja.

    3. Umum: Masyarakat umum, pencari kerja, pemuda putus sekolah, atau korban PHK yang memiliki minat besar di bidang kesehatan non-medis dan ingin membangun karier baru sebagai tenaga terapis profesional.

  • Penerima Manfaat Tidak Langsung: Family/keluarga inti dari para peserta yang terbantu stabilitas ekonominya melalui penambahan pendapatan, serta para pemilik usaha panti sehat/spa di Sulawesi Utara yang mendapatkan pasokan tenaga kerja terampil yang siap pakai dan tersertifikasi.

Informasi Tambahan

:

LinkedIn
Facebook
Telegram
WhatsApp
Ingin Berkontribusi?

Bergabunglah bersama kami untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

...

Chat ke Mimin
YBLI LOGO

Yayasan Bina Lentera Insan

Jadilah lentera yang menerangi

Yayasan Bina Lentera Insan merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Hubungi Kami